Selasa, 01 November 2016

Kenapa Motor Bakar Diesel Dilakukan Perbaikan Menyeluruh



Assalamu’alaikum,

Kembali lagi pada kesempatan ini Julak Ian akan membagikan sedikit ilmu dan pengalaman yang pernah didapat selawas begawi di perusahaan alat berat, yang mana pembahasannya mengenai kenapa motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh atau ujar urang turun mesin bahasa tehniknya disebut General Over Haul [ GOH ]. Sabalumnya juwa Julak Ian sudah pernah membahas mengenai bagaimana merawat dan mengelola alat/mesin agar bisa memiliki usia yang panjang dan kada rancak rusak dan pembahasan ini merupakan kelanjutanya. 

Sama halnya dengan manusia yang perlu dilakukan medical check-up seperti check darah, cityschane, rontgen dan lain-lain, begitu juwa dengan motor bakar diesel perlu dilakukan pengecekan dengan secara rutin dilakukan pengambilan oli pelumas atau biasa disebut sampel Lab SOS serta kuwalitas bahan bakar atau fuelnya. 

Kalau memang diperlukan untuk pengecekan lebih lanjut maka bisa dilakukan pengecekan test performance dengan melakukan pengukuran tekanan atau pressure dan temperature dibeberapa komponen yang ada di motor bakar diesel tersebut.

Umumnya penyebab dari kerusakan pada komponen motor bakar diesel berasal dari beberapa faktor diantaranya : 

  • Perawatan dari motor bakar diesel yang buruk.
  • Kuwalitas dari suku cadang yang tidak orisinil.
  • Kuwalitas perbaikan yang tidak standar atau tidak bisa dipertanggung-jawabkan hasilnya.
  • Pengoperasian dari motor bakar diesel sendiri, hal ini bisa dari operator yang mengoperasikan, bisa dari faktor luar atau bisa juga dari lokasi motor bakar diesel beroperasi misalkan motor bakar diesel yang beroperasi di daerah yang banyak debunya beresiko motor bakar diesel mengalami kerusakan jika tidak diprotek dan dilakukan perawatan dengan benar. 


Untuk lebih detail atau rincinya apa-apa saja yang mendasari suatu motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh atau ujar urang turun mesin diantaranya :

  • Pembacaan dari hasil sampel oli pelumasnya terdapat ke ausan yang melebihi dari ambang batas maksimum dari beberapa material seperti pada metal duduk.
  • Penambahan oli pelumas sudah melebihi dari yang distandarkan atau tidak sewajarnya.
  • Pemakaian bahan bakar sudah melebihi yang distandarkan.
  • Secara visual banyak terlihat ke bocoran baik dari oli pelumas, bahan bakar atau gas buangnya.
  •  Jika motor bakar beroperasi terlihat gas buang yang keluar dengan mengeluarkan jelaga atau asap hitam berlebih.
  • Tenaga motor bakar sudah berkurang atau biasa disebut low power.
  • Suara dari motor bakar saat dioperasikan terdengar lebih berisik dari biasanya walaupun sudah dilakukan penyetelan di klep isap dan buangnya.
  • Asap yang keluar dari ruang poros engkol pada pipa pernapasan terlihat berlebih atau biasa disebut Crankcase pressure high atau blowby engine to high.
  • Jika kontrol dari motor bakar diesel termasuk model yang dikontrol secara elektronik bisa dilihat history dari datanya, dengan melihat parameter yang tersimpan terlihat/terbaca banyak mengalami permasalahan.
  • Berdasarkan waktu lamanya pemakaian motor bakar diesel sendiri sudah sampai waktunya untuk dilakukan perbaikan menyeluruh.
  • Dan yang lebih penting adalah saat motor bakar diesel dilakukan pengecekan test performance dengan melakukan pengukuran tekanan atau pressure dan temperature hasilnya dibawah dari standar pabrik.


Sedangkan faktor pendukung kenapa motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh atau turun mesin adalah :


  • Dari pengalaman pada motor bakar diesel unit yang sebelumnya.
  • Berdasarkan tanda-tanda yang muncul atau terjadi pada motor bakar diesel sesuai panduan dari pabrik.
  • Motor bakar diesel terasa panas berlebih saat dioperasikan.
  • Terjadi getaran yang tidak sewajarnya pada motor bakar diesel saat beroperasi.
  • Motor bakar diesel susah saat akan dihidupkan.
  • Gampang terjadi temperature tinggi baik pada sistim pendingin ataupun sistim pelumasannya.
  • Banyak terdapat kotoran pada filter oli dan filter bahan bakar baik berupa material debu, karbon, atau material berupa serpihan kecil dari komponen botor bakar diesel itu sendiri.
  • Lebih baik lagi jika motor bakar diesel ini memiliki catatan perawatannya untuk mengetahui seberapa banyak kerusakan dan perbaikan yang sudah dilakukan.



Seperti yang sudah pernah Julak Ian bahas pada tulisan yang berjudul “ Pengetahuan Dasar Mengenai Perawatan Dan Pengelolaan Alat Berat “ dimana kalau motor bakar diesel telah dilakukan beberapa langkah dan tingkatan dalam proses perawatan pencegahan atau preventife maintenance dengan baik dan disiplin, maka usia dari motor bakar diesel akan bisa bertahan lebih lama.

Perawatan dan pengelolaan motor bakar diesel yang dikelola dengan baik dan tepat disamping bisa memaksimalkan usia motor bakar diesel dan bisa mendapatkan hasil yang  ditargetkan sesuai dengan yang direncanakan .

Dengan dilakukannya perencanaan dan perawatan dari motor bakar diesel dengan baik akan mendapatkan manfaat dari proses itu, antara lain  :


  • Guna mencapai produksi yang maksimal ( sebanyaknya ).
  • Usia dari komponent bisa sampai batasnya yang berdampak pada biaya pengeluaran akibat kerusakan yang ditimbulkan jika perawatan dilakukan dengan baik dan terencana.
  • Asset bisa bertahan lama.
  • Nilai jual tidak jatuh.

Kurangnya pengetahuan dasar mengenai perawatan motor bakar diesel merupakan awal dari terjadinya kerusakan yang bisa berdampak motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh atau ujar urang turun mesin, dimana pengetahuan ini meliputi bagaimana perawatan motor bakar diesel sesuai standar dari pabrik serta proses perencanaan yang terjadwal dari perawatan itu sendiri.

Berikut salah satu contoh data perawatan suatu motor bakar diesel yang tercatat dalam suatu sistim.


Berikut salah satu contoh data perbaikan suatu motor bakar diesel yang tercatat dalam suatu sistim.

  

Kerusakan pada komponen motor bakar diesel sendiri bisa dianalisa karena kerusakan sebelum waktunya atau kerusakan karena usia dari komponen atau suku cadang itu sendiri, hal lain yang juga bisa mempengaruhi kenapa komponen motor bisa mengalami kerusakan diantaranya :

  • Dalam mengelola motor bakar diesel tidak sesuai peruntukannya ( aplikasi ).
  • Kurangnya pengetahuan mengenai kemampuan ( performance ) motor bakar diesel itu sendiri.
  • Perhitungan penggunaan bahan bakar pada motor bakar diesel ( Consumtion Fuel ) dan kuwalitasnya.
  • Perhitungan penggunaan bahan pelumas ( Consumtion Oil ) dan kuwalitasnya.
  • Pengaman pada alat berat ( safety ).

Sebelum motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh atau turun mesin perlu dipersiapkan beberapa hal agar proses perbaikannya jadi lancar dan tepat waktu yang diinginkan, persiapan yang diperlukan antara lain :

  • Biaya yang diperkirakan baik suku cadang, tenaga yang melakukan perbaikan dan biaya-biaya yang lain kemungkinan akan muncul.
  • Waktu yang diperlukan untuk perbaikan.
  • Ketersedian suku cadang pengganti jika diperlukan.
  • Tenaga ahli yang melakukan perbaikan.

Pada penjelasan sebelumnya dimana dari hasil pembacaan sampel oli pelumasnya motor bakar diesel kita bisa menentukan apakah motor bakar diesel akan dilakukan perbaikan menyeluruh atau hanya dilakukan perbaikan sebagian dari komponen motor bakar diesel dengan membaca kandungan apa saja yang melebihi dari batas yang diijinkan atau batas maksimum standarnya.

Agar data dari pembacaan sampel oli pelumas bisa lebih mendukung komponen apa saja yang kemungkinannya mengalami kerusakan sebelum dilakukan perbaikan menyeluruh atau perbaikan sebagian saja bisa ditambahkan dengan melakukan pemotongan oli filternya dan motor bakar dilakukan test kemampuan atau test performance.

Secara umum memang perbaikan motor bakar diesel bisa dilakukan dengan cara sebagian atau beberapa komponen saja yang diperbaiki dengan dasar memang merupakan komponen yang seharusnya dilakukan perbaikan, hal ini dilakukan salah satunya karena masalah biaya yang ada tetapi juga bisa karena alasan untuk memaksimalkan komponen yang memang masih bisa digunakan untuk beroperasi.

Beberapa komponen yang bisa dilakukan perbaikan sebagian saja pada motor bakar diesel diantaranya :

  • Komponen yang dilakukan perbaikan berhubungan dengan sistim pendinginan yaitu pompa air atau water pump, radiator, kipas pendingin radiator dan termostat atau disebut juga water temperature regulator,serta dilakukannya pembersihan pada sistim pendingin oli pelumas atau oil cooler.
  • Komponen yang dilakukan perbaikan berhubungan dengan sistim pelumasan yaitu pompa oli atau oil pump dan dilakukannya pembersihan pada sistim filter oli.
  • Komponen yang dilakukan perbaikan karena tenaga motor bakar diesel sudah menurun atau Low Power maka komponen yang dilakukan perbaikan dan penggantian yaitu pompa bahan bakar diesel atau fuel injection pump dilakukan perbaikan sedangkan untuk komponen service valve atau nozzel fuel dan komponen yang memasukan udara ke ruang bakar atau disebut turbocharger dilakukan penggantian dengan komponen suku cadang yang baru. Selain itu juga bisa ditambahkan pembersihan pada komponen filter udara atau biasa disebut air cleaner, pipa saluran udara atau intake manifold, saluran gas buang  atau exhaust manifold, kenalpot atau muffler dan pendingin udara masuk atau bisa disebut aftercooler.
  • Jika dari hasil pengetesan performance motor bakar diesel ditemukan tekanan yang keluar dari ruang crankcase atau cylinder block biasa disebut blowby tinggi maka komponen yang harus dilakukan perbaikan atau penggantian pada ring piston dan cylinder linernya serta dilakukannya perbaikan pada kepala silinder atau cylinder head.
  • Sebagai tambahan dilakuan perbaikan juga pada komponen dynamo isi atau alternator, motor star atau elektric starting motor.

Berikut perbaikan sebagian yang meliputi pengantian piston rings, metal duduk untuk poros engkol atau main bearing crankshaft, metal duduk untuk  setang seher atau connecting rod bearings, pengarah klep/katub isap dan buang pada kepala silinder atau Valve guides cylinder head, metal dari komponen yang memasukan udara ke ruang bakar atau disebut turbocharger bearings dan turbocharger seals.
























Selain beberapa langkah perbaikan komponen yang dilakukan sebagian saja seperti penjelasan diatas tapi ada juga proses yang dilakukan dengan cara perbaikan pada bagian atas saja atau istilah yang umumnya Top Overhaul [ TOH ], yang mana komponen yang akan dilakukan perbaikan dengan melakukan pengantian piston rings, metal duduk untuk poros engkol main bearing crankshaft, metal duduk untuk  setang seher atau connecting rod bearings, pengarah klep/katub isap dan buang pada kepala sylinder atau Valve guides cylinder head, pompa air atau water pump [ main & aux ] , radiator, kipas pendingin radiator dan termostat atau disebut juga water temperature regulator, pompa oli pelumas atau lebih dikenal dengan oil pump, pompa bahan bakar diesel atau fuel injection pump, service valve atau nozzel fuel, komponen yang memasukan udara ke ruang bakar atau disebut turbocharger, dynamo isi atau alternator, motor star atau starting motor serta dilakukannya pembersihan pada sistim pendingin oli pelumas atau oil cooler.

 


Selanjutnya motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh atau ujar urang turun mesin dengan melakukan penggantian pada bagian metal duduk yang ada disemua crankcase atau cylinder block, penggantian suku cadang metal duduk yang ada pada poros engkol atau disebut crankshaft, penggantian suku cadang pada setang seher atau connecting rod, suku cadang ring piston, jika pada cylinder liner sudah tidak terlihat x-parthen/keausan tinggi maka dilakukan penggantian saja, noken as atau camshaft diganti jika keausannya sudah melebihi standar, tappet atau disebut lifter diganti jika keausannya sudah melebihi standar, kepala silinder atau cylinder head diajukan ganti group, penggantian suku cadang pada tuas kelep atau rocker arm, penggantian suku cadang pada pompa oli pelumas atau lebih dikenal dengan oil pump, penggantian suku cadang pada pompa pendingin atau water pump, penggantian suku cadang pada pompa bahan bakar diesel atau fuel injection pump, penggantian suku cadang pada service valve atau nozzel fuel, penggantian suku cadang pada komponen yang memasukan udara ke ruang bakar atau disebut turbocharger, penggantian suku cadang pada dynamo isi atau alternator, penggantian suku cadang pada motor star atau starting motor serta masih banyak lagi komponen yang merupakan bagian dari motor bakar diesel seperti penggantian suku cadang pada roda gigi atau gear penghubung, roda penghubung atau flywheel, damper, housing front, housing rear, pendingin oli pelumas atau oil cooler, filter udara atau biasa disebut air cleaner, pipa saluran udara atau intake manifold, saluran gas buang atau exhaust manifold, kenalpot atau muffler dan pendingin udara masuk atau bisa disebut aftercooler
 























 
Demikian penjelasan Julak Ian mengenai kenapa motor bakar diesel dilakukan perbaikan menyeluruh sesuai dengan pengalaman dan ilmu yang didapat selawas begawi di perusahaan alat berat, semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan beguna bagi kakawalan dan bubuhan yang baisi motor bakar diesel.

Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).
[ QS. Al Israa – 72 ]

Wasalam,
  
Julak Ian


2 komentar: