Assalamu’alaikum,
KEPRIBADIAN
KOLERIS :
Sifat
dari Koleris dominan adalah jiwa pemimpin, tegas,
berorientasi ke hasil, bicara inti permasalahan, kemauan kuat, praktis dalam
pemecahan, cepat dalam bertindak, mandiri, berpikir secara global, aktif,
bertindak rasional. Dan sifat lain dari Koleris adalah suka mengatur, tidak
suka diatur, tidak suka basa-basi, tidak pernah merasa bersalah, tidak suka
yang monoton, suka tantangan.
Cara
berkomunikasi dengan seorang koleris adalah :
Beri penghargaan tulus atas hasil
kerjanya.
Berbicara langsung pada persoalan.
Berbicara dengan fakta dan bukti.
Mintalah pandangan atau
pendapatnya.
Usahakanlah keputusan yang diambil
seolah-olah keputusan dia.
Harus siap dikritik.
Jangan menyalahkan secara langsung
Catatan karakter koleris :
Kepribadian koleris adalah
hargailah saya.
Cara yang digunakan koleris adalah
cara saya sendiri.
Kebutuhan dasar emosi koleris
adalah pengendalian.
Tingkat stress koleris adalah jika
tak ada kendali.
Watak dasar
koleris : ekstrovert, pelaku, optimis.
Personality
secara umum koleris adalah suka petualangan, persuasif, percaya diri.
Kepribadian Koleris berorientasi
pada sasaran. Aktivitasnya dicurahkan untuk berprestasi, memimpin, dan
mengorganisasikan. Orang bertipe koleris menuntut loyalitas dan penghargaan
dari sesama, berusaha mengendalikan dan mengharapkan pengakuan atas
prestasinya, serta suka ditantang dan mau menerima tugas-tugas sulit. Tapi
mereka juga suka merasa benar sendiri, suka kecanduan jika melakukan sesuatu,
keras kepala, dan tidak peka terhadap perasaan orang lain. Seorang koleris
seperti ini sering diidentifikasi sebagai “si pelaksana”.
KOLERIS -
Si Kuat
Seorang tipe korelis ini biasanya suka mengatur dan
memerintah orang, dia nggak mau ada orang berdiam diri saja sementara dia sibuk
kerja/beraktivitas. orang korelis suka akan tantangan, sang suka berpetualang,
mereka juga tegas tak heran banyak dari usahanya yang sukses karna memang
sifatnya yang juga pantang menyerah dan juga mengalah.
Tipe korelis dari sisi negatifnya orangnya yang
tidak sabaran, segalanya harus cepat karena memang sifat keproduktivitasnya
yang tinggi. mereka juga gampang sekali marah, dan suka berprilaku kasar. Jadi
kalau bertemu teman kerjanya uring-uringan, suka berkata kasar dan gampang
marah, dialah Koleris.
Mereka juga suka akan kontoversi dan pertengkaran,
bertolak belakang dengan dengan plegmatis yang cinta damai, sifat mereka juga
kurang bersimpatin dengan sesama suka memanipulasi orang lain dan memperalat
orang lain dan juga kalau salah, susah banget meminta maaf.
Orang koleris sedikit mirip dengan sanguis mereka
gampang bergaul dan optimistis. Mereka juga bisa berkomunikasi dengn baik dan
terbuka dengan orang lain, tipe orang seperti ini cocok sebagai pemimpin.
SECARA
GARIS BESAR KEKUATAN KARAKTER KOLERIS :
Senang memimpin, membuat
keputusan, dinamis dan aktif.
Sangat memerlukan perubahan dan
harus mengoreksi kesalahan.
Berkemauan keras dan pasti untuk
mencapai sasaran/target.
Bebas dan mandiri.
Berani menghadapi tantangan dan
masalah.
“Hari ini harus lebih baik dari
kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
Mencari pemecahan praktis dan bergerak
cepat.
Mendelegasikan pekerjaan dan
orientasi berfokus pada produktivitas.
Membuat dan menentukan tujuan.
Terdorong oleh tantangan dan
tantangan.
Tidak begitu perlu teman.
Mau memimpin dan mengorganisasi.
Biasanya benar dan punya visi ke
depan.
Unggul dalam keadaan darurat.
SECARA
GARIS BESAR KELEMAHAN KARAKTER KOLERIS :
Tidak sabar dan cepat marah (kasar
dan tidak taktis).
Senang memerintah.
Terlalu bergairah dan tidak/susah
untuk santai.
Menyukai kontroversi dan
pertengkaran.
Terlalu kaku dan kuat/ keras.
Tidak menyukai air mata dan emosi
tidak simpatik.
Tidak suka yang sepele dan
bertele-tele / terlalu rinci.
Sering membuat keputusan
tergesa-gesa.
Memanipulasi dan menuntut orang
lain, cenderung memperalat orang lain.
Menghalalkan segala cara demi
tercapainya tujuan.
Workaholics (kerja adalah “diatas
segalanya”).
Amat sulit mengaku salah dan
meminta maaf.
Mungkin selalu benar tetapi tidak
populer
Orang koleris sedikit mirip dengan sanguis mereka
gampang bergaul dan optimistis. Mereka juga bisa berkomunikasi dengn baik dan
terbuka dengan orang lain, tipe orang seperti ini cocok sebagai pemimpin.
Contoh seseorang yang mendekati karakter koleris
yang populer si ambisius yaitu A Einstein seorang yang pantang menyerah dan
tetap konsisten pada teori yang pada awalnya dianggap tidak masuk akal.
Seseorang dengan karakter koleris memiliki sifat lebih dikenal dengan karakter
yang keras dan tegas, seorang koleris mempunyai ciri kepribdian ekstrovet,
senang bertindak, optimis.
Beberapa kelebihan sorang koleris adalah emosinya
kuat, berbakat sebagai seorang pemimpin, sangat memerlukan perubahan, tidak
patah semangat dalam berusaha, mandiri, oleh sebab itu seorang koleris adalah
seorang pekerja keras apapun bidangnya.
Seorang koleris selalu berorientasi target, melihat
seluruh gambaran, bergerak cepat untuk bertindak, mencari pemecahan praktis,
mendelegasikan pekerjaan, menekankan pada hasil, berkembang karena saingan oleh
sebab itu seorang koleris berkompeten sebagai pimpinan baik dalam politik,
dunia usaha, atau kelompok organisasi
masyarakat.
Namun ada beberapa sifat dasar koleris yang
terkadang justru malah membuat orang lain merasa tidak senang, seorang koleris
sering kali memaksakan kehendaknya pada orang lain, selalu bersifat mendomiasi
sehingga kadang orang merasa selalu di intervensi.
Seorang koleris yang kuat seringkali dalam bertindak
terlalu cepat tanpa mempertimbangkan resiko, merasa benar, dan kurang
mempertimbangkan masukan teman, sehingga terkadang pekerjaan malah menjadi
tidak seperti apa yang diharapkan karena kurang persiapan yang mantap.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendidik
seorang anak yang koleris, anak dengan sifat dasar koleris ketika masih
kanak-kanak sudah berusaha mendominasi, diperlihatkan dengan selalu ingin
menang dalam merebutkan mainan atau makanan, sifatnya cenderung temperamen, dan
nakal. Dalam mendidik sebagai orang tua harus dapat menekankan sifat menyayangi
bahwa merebut atau merampas mainan
adalah tindakan yang tidak di benarkan dan akan meyakiti hati teman atau
saudara dan menjadikan teman merasa sedih.
Ketika beranjak remaja biasanya sifat kerasnya sudah
lebih mendominasi dalam setiap segmen kehidupanya, biasanya anak cenderung mau
menang sendiri. Apabila sifat ini tidak diarahkan dengan benar maka dapat menimbulkan
sifat egois, ketika anak masuk dalam pergaulan atau lingkungan yang tidak
kondusif maka anak akan cenderung menggunakan cara kekerasan dalam menunjukan
sifat egonya seperti bertengkar, berkelahi dengan teman. Namun jika kita
mengarahkan si koleris yang ambisius dengan cara yang benar dan tepat yaitu
diarahkan pada hal-hal yang posistif seperti
pelajaran, olah raga ataupun seni maka kita akan dapatkan seorang yang
berlatih secara keras dan tekun dan tak kenal patah semangat.
Oleh karena itu ketika kita mengetahui bahwa watak
anak kita adalah seorang yang ambisius maka segeralah arahkan dengan benar,
pada hal-hal posistif yang mengasah kecerdasan dan kreatifitasnya sehingga akan
menjadikan suatu prestasi yang membanggakan, karena orang koleris cenderung mau
menang sendiri, merasa selalu benar, optimis dan kurang membutuhkan orang lain
maka kita harus menanamkan sebuah nilai bahwa tidak selamanya manusia itu
benar, tidak selamanya orang itu kuat, manusia tidak akan dapat melakukan
segala sesuatunya sendiri pasti akan membutuhkan bantuan dan kerjasama dengan
orang lain karena pekerjaan yang dilakukan secara terorganisir pasti akan
menghasilkan hal yang lebih baik, ajarkan sikap toleran dan bekerja secara
team, anjurkan jangan selalu memaksakan kehandak kepada orang lain.
Namun sikap optimis dan mengambil keputusan secara
cepat dan komitmen, dari seorang koleris
selalu dibutuhkan oleh organisasi/perkumpulan
dalam mengambil sebuah keputusan disaat situasi yang darurat, serta
mereka cakap dalam memotivasi orang lain untuk segera bertindak, seorang
koleris adalah promotor yang baik, ada pepatah mengatakan “ jika suatu tujuan
ingin cepat tercapai maka jadikanlah seorang koleris sebagai pemimpinya”.
Seorang koleris adalah pekerja keras, tidak akan
berhenti kerja sebelum tujuanya tercapai, hal ini akan menjadikan ketegangan
pada si koleris selalu berada dalam tingkat kesetresan yang tinggi, seorang
koleris tidak akan dapat tidur dengan tenang
ketika suatu pekerjaanya ada yang belum terselesaikan, kecenderungan untuk
bertindak segera dan tak dapat menunda seringkali memaksakan diri untuk bekerja
lembur dan tak mengenal istirahat sehingga dapat mengakibatkan dampak buruk
bagi kesehatan fisiknya, oleh sebab itu anjurkan si koleris untuk lebih
bersikap rileks, tenang tidak terburu-buru, dan anjurkan untuk mengambil
liburan diantara hari-harinya yang sibuk.
Koleris yang ambisius bukanah seorang yang cakap
dalam berhubungan dengan manusia lain, karena mereka cenderung memaksakan
kehendak kepada orang lain dan kurang mampu mengambil hati orang lain dengan
cara yang lebih lunak, anjurkan pada koleris untuk lebih bersikap menghargai,
dan bersikap tidak kaku, karena mendorong orang lain untuk bertindak tidak
selalu dengan cara yang tegas, pada seorang phlegmatis
ketegasan dan cara yang mendominasi justru akan
menjadikan menyinggung perasaan, mereka yang melankolis memerlukan bujukan
melalui paparan perhitungan dari sebuah rencana dengan rinci, mereka yang
sanguin selalu ingin cara-cara baru yang meyenangkan, jika tidak ingin dianggap
selalu memaksakan kehendak dan membosankan maka anjurkan si koleris untuk dapat
bersikap lebih memahami karakater manusia lainya.
Terakhir kali yang harus diperhatikan adalah
mengajarkan sikap pema’af, orang koleris bekerja pada target mereka akan memarahi, menganggap
bodoh orang lain ketika bekerja tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, jika
sikap toleran ini tidak ada pada sang kolersi maka hal ini akan menjadikan
pokok utama dari setiap kegagalan dalam kehidupanya terutama dalam urusan berumah
tangga.
Sebagai catatan seseorang dengan tipe Koleris ini
adalah manusia dengan bakat pembawaan sebagai seorang pemimpin (walaupun tidak
semuanya jadi pemimpin). Mereka menyukai tantangan dan senang memerintah, penuh
pertimbangan, cenderung berpikir negatif, pendendam yang kronik, hidup
berdasarkan definisinya tentang hal-hal disekitarnya, dan selalu menilai
sesuatu menurut logika. Memang secara umum kepribadian yang satu ini
kedengaraanya buruk, tapi mereka sebenarnya adalah pengabdi yang setia kepada persahabatan,
peduli dengan keadaan orang lain, punya bakat dalam menyelesaikan masalah
dengan kreatif, bergerak dengan rencana dan teriorientasi pada jadwal, dan bisa
diandalkan untuk mengemban tanggung jawab.
Sedangkan cara menaklukkan
seseorang dengan kepribadian Koleris tidak suka dikritik, dan sebaliknya sangat
suka mengkritik orang lain. Inti sebuah perdebatan bagi mereka adalah
kemenangan, bukan kebenaran. Jadi, jika anda terlibat dalam sebuah perdebatan
dengan manusia model ini, jangan pernah mengkritik opini mereka. Jika anda
tidak setuju, cukup kemukakan opini anda tanpa harus mematahkan argumentasi
mereka. Jika anda berhasil menempatkan diri anda pada posisi netral, maka anda
sudah memenangkan pertemanan mereka.
Seorang Koleris
bisa terlihat dari :
Sorot
matanya tajam, dan berani bertatap pandangan lama.
Duduk sikapnya tegak, gayanya defensif dan/atau
superior (tangan bersilang di depan dada, kedua tangan diletakkan di belakang
tengkuk).
- Tiba-tiba aja suka betulin kerah baju Anda yang melenceng.
- Secara otomatis cenderung suka nyuruh-nyuruh orang.
- Gigih banget membuat orang lain menerima pendapatnya.
- Suka berdebat dan beda pendapat dengan orang lain.
- Suka menjadi pemimpin.
- Orang lain harus ikut caranya, kalo ngga suka, ya udah, tinggalin!
Dengan Koleris, maka
ingat bahwa dia suka banget ketik orang lain memberi pengakuan atau kagum akan
segenap pencapaian dia. Biarkan aja dia banyak bicara dan bersikap dominan.
Anda tak harus sepakat dengan apa yang dia omongkan, tapi sebaiknya anda (terlihat)
mendengarkan dengan baik apa yang dia sampaikan.
v Untuk Koleris yang mereka butuhkan:
Penghargaan prestasi
Peluang memimpin
Partisipasi memutuskan
Sesuatu utk diatur
Penghargaan prestasi
Peluang memimpin
Partisipasi memutuskan
Sesuatu utk diatur
v Dan yang mereka hindarkan:
Istirahat
Kebosanan
Permainan yang tak mungkin dimenangkan
Istirahat
Kebosanan
Permainan yang tak mungkin dimenangkan
Hai orang-orang yang beriman, masuklah
kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut
langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
[QS. Al Baqarah - 208]
Wasalam,
Julak Ian


Tidak ada komentar:
Posting Komentar