Assalamu’alaikum,
KEPRIBADIAN PHLEGMATIS :
Sifat
dari Phlegmatis si cinta damai adalah mudah menyesuaikan diri, sabar,
sederhana, baik dalam tekanan (suka diatur), tenang, teguh, menghindari
konflik, ramah, suka mengamati, santai, mudah sepakat, menyembunyikan emosi.
Dan sifat lain dari phlegmatis adalah emosi stabil, pakaian seadanya tidak
modis tapi bagus, punya kekuatan.
·
Berbicaralah dengan cara yang
bersahabat.
·
Penjelasan masalah sederhana
dan jangan terlalu rumit.
·
Bisa memberi keyakinan.
·
Jangan berbicara terlalu
agresif.
·
Jangan didesak atau diburu-buru.
Catatan karakter phlegmatis :
·
Kepribadian phlegmatis adalah
hormatilah saya.
·
Cara yang digunakan phlegmatis
adalah cara yang mudah.
·
Kebutuhan dasar emosi
phlegmatis adalah kedamaian.
·
Tingkat stress
phlegmatis adalah tidak ada kedamaian.
Watak
dasar phlegmatis : introvert, pengamat,
pesimis.
Personality
secara umum phlegmatis adalah bersikap tenang,
setia, tekun.
Kepribadian
Phlegmatis seimbang, stabil, merasa diri sudah cukup, dan tidak merasa perlu
merubah dunia. Ia juga tak suka mempersoalkan hal-hal sepele, tidak suka risiko
atau tantangan, dan butuh waktu untuk menghadapi perubahan. Orang bertipe ini
kurang disiplin dan motivasi sehingga suka menunda-nunda sesuatu. Kadang, ia
dipandang orang lain sebagai lamban. Bukannya karena ia kurang cerdas, tapi
justru karena ia lebih cerdas dari yang lain. Orang phlegmatis tak suka
keramaian ataupun banyak bicara. Namun, ia banyak akal dan bisa mengucapkan
kata yang tepat di saat yang tepat, sehingga cocok menjadi negosiator. Orang
phlegmatis kadang di identifikasi sebagai “si pengamat” atau “si manis”.
Kita tidak
bisa memilih kepribadian kita, maka yang bisa kita lakukan adalah
mengidentifikasi, memahami, dan menekuni. Dan dengan mengetahui
kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita, kita akan menjadi lebih percaya
diri. Sedangkan kepribadian yang bagus adalah seperti bunglon yang bisa selalu
menyesuaikan diri dimana dia berada. Maka dari itu, memahami dan menghargai menjadi
kunci penting dalam berkomunikasi.
PLEGMATIS - Si Pecinta damai
Seorang
Phlegmatis si cinta damai umumnya menghindari konflik dan netral, bagi mereka
Perdamaian itu nomer 1. Mereka juga baik hati, pribadinya tenang rendah hati
dan juga penyabar, terlihat kalem. Pekerjaan yang cocok jadi diplomat, banyak
dari tipe Plegmatis mempunyai daya humor yang tinggi, menyenangkan untuk diajak
bergaul.
Nah, kalau tadi
dalam si melankolis cenderung memilih sendiri, si plegmatis mereka tipe
pendegar, jadi kalau misalkan ada orang yang berbicara anda memperhatikan
seorang teman asik mendengarkan dialah si plegmatis.
Sedangkan
kekurangan seorang plegmatis si simple, nggak mau melibatkan diri dalam konflik
bahkan konflik di dirinya sendiri alias pengen mudahnya kalau ada yang mudah
ngapain dipersulit…?, kalau disuruh mengambil keputusan sering kali ditunda
tunda, jadi punya temen plegmatis sepertinya harus dicambukin biar jalan,
apalagi sifat nggak bersemangat dan malesnya yang nggak ketulungan. Selain
males, suka menunda-nunda dan ambil enaknya, ternyata mereka juga kikir,
sedikit egois dan penakut.
SECARA GARIS BESAR KEKUATAN KARAKTER PLEGMATIS :
·
Mudah
bergaul, santai, tenang dan teguh.
·
Sabar,
seimbang, dan pendengar yang baik.
·
Tidak
banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
·
Simpatik
dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
·
Kuat
di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
·
Penengah
masalah yang baik.
·
Cenderung
berusaha menemukan cara termudah.
·
Baik
di bawah tekanan.
·
Menyenangkan
dan tidak suka menyinggung perasaan.
·
Rasa
humor yang tajam.
·
Senang
melihat dan mengawasi.
·
Berbelaskasihan
dan peduli.
·
Mudah
diajak rukun dan damai
SECARA GARIS BESAR KELEMAHAN KARAKTER
PLEGMATIS :
·
Kurang
antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
·
Takut
dan khawatir.
·
Menghindari
konflik dan tanggung jawab.
·
Keras
kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
·
Terlalu
pemalu dan pendiam.
·
Humor
kering dan mengejek (Sarkatis).
·
Kurang
berorientasi pada tujuan.
·
Sulit
bergerak dan kurang memotivasi diri.
·
Lebih
suka sebagai penonton daripada terlibat.
·
Tidak
senang didesak-desak.
·
Menunda-nunda
/ menggantungkan masalah.
Contoh seseorang
yang mendekati karakter Plegmentis si damai yaitu KH.Abdurrahman Wahid, almarhum
adalah seorang tokoh karismatik yang selalu damai.
Kepribadian plagmantis
mempunyai ciri sebagai orang yang Introvert, pengamat, pesimistis, seorang
plagmantis adalah manusia yang rendah hati, penyabar, diam , tenang, sabar,
oleh sebab itu seorang plagmantis adalah baik sebagai orang Tua.
Seorang
plagmantis adalah orang yang cermat, menemukan cara yang mudah, mempuyai
kemampuan administrasi oleh karena itu seorang plagmantis adalah seorang pekerja
administrasi yang baik.
Seorang
plagmantis adalah orang yang pandai
bergaul, menghindari konflik, tidak mudah marah, punya banyak teman,
tidak suka menyinggung, punya belas kasihan dan perhatian oleh sebab itu
seorang plagmantis cocok sebagai guru spiritual/psikolog.
Seorang
plagmantis mempunyai kestabilan emosi, tenang, tidak mudah terprovokasi, dapat
menjadi penengah yang baik dan bijak, oleh sebab itu seorang plagmantis cakap
sebagai mediator dalam konflik.
Seorang bayi
plagmantik adalah anugrah bagi kedua orang tuanya, anak dengan sikap plagmantis
cenderung penurut, dan sangat mudah diatur, tidak mempunyai banyak kehendak.
Dalam pergaulan
bersama teman sebayanya seorang plagmantis
rela mengikuti keinginan temanya dan selalu siap menjadi pengikut yang
baik sehingga selalu terhindar dari konflik dan pertengkaran dengan teman. Namun
ada beberapa karakter negatif yang ada pada seorang plagmantis, seorang
plagmantis cenderung bersikap lamban dalam bereaksi terhadap suatu hal,
misalnya dalam mengerjakan tugas agak lamban sehingga pekerjaan selesai tidak
tepat waktu.
Seorang
plagmentis cenderung kurang mengindahkan tatanan atau aturan sehingga cenderung
bersikap acuh dan masa bodoh.
Seorang
plagmantis kurang mempunyai motivasi dalam kehidupanya lamban dalam menghadapi
perubahan dan selalu kuarang senang dengan suatu tantangan, seorang plagmantis
lebih cenderung menganggap sebuah ketidak mampuan, kekurangan, sebagai takdir
dari Yang Maha Kuasa dan tidak termotivasi untuk merubah diri.
Apa yang harus
kita lakukan dalam mendidik seorang anak karakter plagmantis agar menjadi
generasi yang cemerlang, sifat malas
yang melekat pada karakter dasar anak harus kita ubah sejak dini. Sebagai orang tua jangan selalu mentolerir perilaku
anak yang seenaknya sendiri, hukuman yang mendidik harus diberikan secara tepat
ketiaka anak kita melakukan pelanggaran disiplin sebagai contoh: misalkan anak
kita dengan sengaja malas mengerjakan tugas sekolah atau tugas rumah, kita bisa
beri hukuman dengan mengurangi uang jajan anak, sebagai hukuman dari perilaku yang salah, namun
aturan ini harus atas dasar kesepakatan dengan anak bahwa setiap tindakan yang
salah akan dihukum dengan hukuman yang tegas seperti, pengurangan uang jajan,
pengurangan jam bermain, penundaan rencana membelikan mainan atau pakaian. Hal
ini akan menanamkan sikap disiplin pada seorang plagmantis agar kelak mereka
selalu mengindahkan aturan karena setiap pelanggaran aturan pasti ada hukuman
apalagi aturan Hukum.
Seorang
plagmantis kurang bergairah dalam mengejar impian, mereka cenderung melakukan
apa adanya, memasrahkan seluruhnya pada nasib, oleh sebab itu tanamkan selalu jiwa yang besar, semangat untuk
berjuang, tidak terkurung pada keterbatasan. Contoh kasus: seorang anak
plagmantis yang berasal dari keluarga miskin dengan orang tua buruh pasti dia
akan beranggapakan paling dia juga bernasib seperti orang tuanya menerima
segala nasib, bahwa cita-cita yang tinggi hal yang besar bagi dirinya hanya
sebuah mimpi dan bukan impian yang bisa dicapai, tanpa bimbingan yang benar
maka selamanya dia akan hidup dalam kurungan keterbatasan, tunjukan pada
seorang plagmantis bahwa semua orang punya mimpi, semua orang berhak berjuang,
dan semua orang berhak sukses, tunjukkan pada merekai bukti manusia super yang
berada di puncak kesuksesan yang berasal dari keluarga dengan penuh keterbatasan,
hal ini akan membangkitkan semangat jiwa untuk bangkit dari tidur dan merubah
semangat berjuang namun dengan tampilan khas yang tenang dan terorganisir
sebagai karakter khas sang plagmantis.
Dalam kehidupan
berorganisasi seorang plagmantis kurang cocok menjabat sebagai ketua, karena
memang sifat dasarnya yang kalem, nyantai, sehingga akan terasa sangat lambat
dalam setiap pengambilan keputusan dalam organisasi atau corporasi, namun
sangat baik jika menjadi seorang penasehat karena memiliki sikap tenang, bijak
serta mempunyai emosional yang stabil sehingga mampu memberikan masukan–masukan
yang baik.
Sebagai catatan
seseorang dengan tipe kepribadian yang satu ini memang bukan penyediri seperti
kepribadian Melankolis. Mereka adalah orang-orang yang senang dan mudah
bergaul, namun dalam pergaulannya lebih sering diam dan berada di posisi
pendengar. Kepribadian Plegmatis berwatak sabar, cenderung menyembunyikan
emosi, dan bijaksana dalam pergaulannya sehingga seringkali menjadi penengah
yang baik. Pada dasarnya, mereka adalah kepribadian dengan pembawaan yang
bersifat dewasa. Namun mereka cenderung kurang memiliki antusias terhadap
perubahan dan kegiatan baru sehingga mereka jugalah manusia-manusia paling
membosankan di muka bumi. Mereka tidak cakap ketika diharuskan untuk memimpin
sehingga lebih sering menghindari tanggung jawab. Konon katanya, kesabaran dan
kebijaksanaan kepribadian ini memang digilai oleh lawan-lawan jenisnya namun
mereka tidak dibekali bakat memimpin, atau dengan kata lain terlahir untuk jadi
bawahan.
Sedangkan cara
menaklukkan seseorang dengan kepribadian Plegmatis tidak menyukai kepribadian
orang lain yang sama pasifnya dengan mereka. Karena mereka lebih senang
dipimpin daripada memimpin, yang mereka butuhkan adalah orang-orang yang lebih
bisa mendominasi mereka (dengan kadar yang wajar tentunya). Anda tidak perlu
membuang tenaga untuk memenangkan hati orang-orang Plegmatis karena mereka
lebih senang mendengarkan dan memberikan anda nasehat. Jadikan mereka tempat
curhat anda, adalah cari paling mudah memfondasikan pertemanan anda dengan
mereka.
Seorang Phlegmatis bisa terlihat dari :
- Kalau berbicara pelan, lebih suka mendengarkan ketika ada di kerumuman, pendengar yang baik.
- Saat duduk pinggangnya lebih dekat atau menyentuh alas duduk.
- Orangnya nurut, ngga bisa nolak permintaan orang lain.
- Bila mikirnya lama, dan tampak banget bahwa dia ternyata tidak sedang berpikir keras dan ikut sama keputusan yang sudah ada.
- Menghindari konflik.
- Easy going, enak diajak ngobrol.
- Orangnya Santai.
- Kalau misalnya ada konflik, biasanya dia suka jadi penengah atau menengahi.
Dengan Phlegmatis, anda nggak punya terlalu banyak
larangan. Phlegmatis adalah kaum yang paling easy going dan enak diajak
ngobrol.
v Untuk phlegmatis yang mereka butuhkan:
Relaksasi dan Santai
Perhatian
Pujian
Motivasi penuh kasih
Relaksasi dan Santai
Perhatian
Pujian
Motivasi penuh kasih
v Dan yang mereka hindari:
Konflik – Konfrontasi
Inisiatif
Keputusan
Kerja ekstra
Tanggung jawab
Konflik – Konfrontasi
Inisiatif
Keputusan
Kerja ekstra
Tanggung jawab

Dari hasil pembahasan
beberapa karakter dan kepribadian seseorang bisa kita simpulkan bahwa setiap
manusia mempunyai karakter diri masing-masing hal ini tidak akan dapat diubah,
hanya bisa diperhalus dengan cara belajar dalam waktu yang lama melalui
pembentukan kepribadian. Dan kembali kepada masing-masing orang, apakah mau
belajar dari apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dengan menempatkan 4 karakter
manusia sesuai kebutuhan, seseorang dapat menjadi orang yang tegas dan ambisius
dalam pekerjaan (kolerik) namun bijak dan tenang dalam keluarga (plagmantis),
seorang bisa menjadi orang yang santai dan tenang dalam menghadapi konflik
(plagmantis) namun memikirkan dengan cermat cara penyelesaianya (melankholis),
seseorang bisa berbicara, melucu di panggung hiburan (sanguin), tapi hatinya
tersentuh ketika melihat korban gempa (melankolis). Namun dari itu sikap dasar
akan selalu menjadi ciri khas bawaan seseorang yang akan menjadi jati diri
manusia, oleh sebab itu kita harus bisa menghargai dan mengembangkan sikap
saling toleransi.
Dan mereka berkata: "Hati kami
tertutup". Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran
mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman.
[QS. Al Baqarah - 88]
Wasalam,
Julak Ian


Tidak ada komentar:
Posting Komentar