Jumat, 22 April 2016

Mengenal Beberapa Sifat Dasar Kepribadian Dan Karakter Seseorang Bagian 4



Assalamu’alaikum,

KEPRIBADIAN PHLEGMATIS :


Sifat dari Phlegmatis si cinta damai adalah mudah menyesuaikan diri, sabar, sederhana, baik dalam tekanan (suka diatur), tenang, teguh, menghindari konflik, ramah, suka mengamati, santai, mudah sepakat, menyembunyikan emosi. Dan sifat lain dari phlegmatis adalah emosi stabil, pakaian seadanya tidak modis tapi bagus, punya kekuatan.

Cara berkomunikasi dengan seorang phlegmatis adalah :

·         Berbicaralah dengan cara yang bersahabat.
·         Penjelasan masalah sederhana dan jangan terlalu rumit.
·         Bisa memberi keyakinan.
·         Jangan berbicara terlalu agresif.
·         Jangan didesak atau diburu-buru.

Catatan karakter phlegmatis :

·         Kepribadian phlegmatis adalah hormatilah saya.
·         Cara yang digunakan phlegmatis adalah cara yang mudah.
·         Kebutuhan dasar emosi phlegmatis adalah kedamaian.
·         Tingkat stress phlegmatis adalah tidak ada kedamaian.

Watak dasar phlegmatis : introvert, pengamat, pesimis.

Personality secara umum phlegmatis adalah bersikap tenang, setia, tekun.

Kepribadian Phlegmatis seimbang, stabil, merasa diri sudah cukup, dan tidak merasa perlu merubah dunia. Ia juga tak suka mempersoalkan hal-hal sepele, tidak suka risiko atau tantangan, dan butuh waktu untuk menghadapi perubahan. Orang bertipe ini kurang disiplin dan motivasi sehingga suka menunda-nunda sesuatu. Kadang, ia dipandang orang lain sebagai lamban. Bukannya karena ia kurang cerdas, tapi justru karena ia lebih cerdas dari yang lain. Orang phlegmatis tak suka keramaian ataupun banyak bicara. Namun, ia banyak akal dan bisa mengucapkan kata yang tepat di saat yang tepat, sehingga cocok menjadi negosiator. Orang phlegmatis kadang di identifikasi sebagai “si pengamat” atau “si manis”.

Kita tidak bisa memilih kepribadian kita, maka yang bisa kita lakukan adalah mengidentifikasi, memahami, dan menekuni. Dan dengan mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita, kita akan menjadi lebih percaya diri. Sedangkan kepribadian yang bagus adalah seperti bunglon yang bisa selalu menyesuaikan diri dimana dia berada. Maka dari itu, memahami dan menghargai menjadi kunci penting dalam berkomunikasi.











PLEGMATIS - Si Pecinta damai

Seorang Phlegmatis si cinta damai umumnya menghindari konflik dan netral, bagi mereka Perdamaian itu nomer 1. Mereka juga baik hati, pribadinya tenang rendah hati dan juga penyabar, terlihat kalem. Pekerjaan yang cocok jadi diplomat, banyak dari tipe Plegmatis mempunyai daya humor yang tinggi, menyenangkan untuk diajak bergaul.

Nah, kalau tadi dalam si melankolis cenderung memilih sendiri, si plegmatis mereka tipe pendegar, jadi kalau misalkan ada orang yang berbicara anda memperhatikan seorang teman asik mendengarkan dialah si plegmatis.

Sedangkan kekurangan seorang plegmatis si simple, nggak mau melibatkan diri dalam konflik bahkan konflik di dirinya sendiri alias pengen mudahnya kalau ada yang mudah ngapain dipersulit…?, kalau disuruh mengambil keputusan sering kali ditunda tunda, jadi punya temen plegmatis sepertinya harus dicambukin biar jalan, apalagi sifat nggak bersemangat dan malesnya yang nggak ketulungan. Selain males, suka menunda-nunda dan ambil enaknya, ternyata mereka juga kikir, sedikit egois dan penakut.

SECARA GARIS BESAR KEKUATAN KARAKTER PLEGMATIS :

·         Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh.
·         Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik.
·         Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
·         Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
·         Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
·         Penengah masalah yang baik.
·         Cenderung berusaha menemukan cara termudah.
·         Baik di bawah tekanan.
·         Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan.
·         Rasa humor yang tajam.
·         Senang melihat dan mengawasi.
·         Berbelaskasihan dan peduli.
·         Mudah diajak rukun dan damai

SECARA GARIS BESAR KELEMAHAN KARAKTER PLEGMATIS :

·         Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
·         Takut dan khawatir.
·         Menghindari konflik dan tanggung jawab.
·         Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
·         Terlalu pemalu dan pendiam.
·         Humor kering dan mengejek (Sarkatis).
·         Kurang berorientasi pada tujuan.
·         Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri.
·         Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat.
·         Tidak senang didesak-desak.
·         Menunda-nunda / menggantungkan masalah.

Contoh seseorang yang mendekati karakter Plegmentis si damai yaitu KH.Abdurrahman Wahid, almarhum adalah seorang tokoh karismatik yang selalu damai.

Kepribadian plagmantis mempunyai ciri sebagai orang yang Introvert, pengamat, pesimistis, seorang plagmantis adalah manusia yang rendah hati, penyabar, diam , tenang, sabar, oleh sebab itu seorang plagmantis adalah baik sebagai orang Tua.

Seorang plagmantis adalah orang yang cermat, menemukan cara yang mudah, mempuyai kemampuan administrasi oleh karena itu seorang plagmantis adalah seorang pekerja administrasi yang baik.
Seorang plagmantis adalah orang yang pandai  bergaul, menghindari konflik, tidak mudah marah, punya banyak teman, tidak suka menyinggung, punya belas kasihan dan perhatian oleh sebab itu seorang plagmantis cocok sebagai guru spiritual/psikolog.

Seorang plagmantis mempunyai kestabilan emosi, tenang, tidak mudah terprovokasi, dapat menjadi penengah yang baik dan bijak, oleh sebab itu seorang plagmantis cakap sebagai mediator dalam konflik.

Seorang bayi plagmantik adalah anugrah bagi kedua orang tuanya, anak dengan sikap plagmantis cenderung penurut, dan sangat mudah diatur, tidak mempunyai banyak kehendak.

Dalam pergaulan bersama teman sebayanya seorang plagmantis  rela mengikuti keinginan temanya dan selalu siap menjadi pengikut yang baik sehingga selalu terhindar dari konflik dan pertengkaran dengan teman. Namun ada beberapa karakter negatif yang ada pada seorang plagmantis, seorang plagmantis cenderung bersikap lamban dalam bereaksi terhadap suatu hal, misalnya dalam mengerjakan tugas agak lamban sehingga pekerjaan selesai tidak tepat waktu.

Seorang plagmentis cenderung kurang mengindahkan tatanan atau aturan sehingga cenderung bersikap acuh dan masa bodoh.

Seorang plagmantis kurang mempunyai motivasi dalam kehidupanya lamban dalam menghadapi perubahan dan selalu kuarang senang dengan suatu tantangan, seorang plagmantis lebih cenderung menganggap sebuah ketidak mampuan, kekurangan, sebagai takdir dari Yang Maha Kuasa dan tidak termotivasi untuk merubah diri.

Apa yang harus kita lakukan dalam mendidik seorang anak karakter plagmantis agar menjadi generasi yang cemerlang, sifat  malas yang melekat pada karakter dasar anak harus kita ubah sejak dini. Sebagai  orang tua jangan selalu mentolerir perilaku anak yang seenaknya sendiri, hukuman yang mendidik harus diberikan secara tepat ketiaka anak kita melakukan pelanggaran disiplin sebagai contoh: misalkan anak kita dengan sengaja malas mengerjakan tugas sekolah atau tugas rumah, kita bisa beri hukuman dengan mengurangi uang jajan anak, sebagai  hukuman dari perilaku yang salah, namun aturan ini harus atas dasar kesepakatan dengan anak bahwa setiap tindakan yang salah akan dihukum dengan hukuman yang tegas seperti, pengurangan uang jajan, pengurangan jam bermain, penundaan rencana membelikan mainan atau pakaian. Hal ini akan menanamkan sikap disiplin pada seorang plagmantis agar kelak mereka selalu mengindahkan aturan karena setiap pelanggaran aturan pasti ada hukuman apalagi aturan Hukum.

Seorang plagmantis kurang bergairah dalam mengejar impian, mereka cenderung melakukan apa adanya, memasrahkan seluruhnya pada nasib, oleh sebab itu tanamkan  selalu jiwa yang besar, semangat untuk berjuang, tidak terkurung pada keterbatasan. Contoh kasus: seorang anak plagmantis yang berasal dari keluarga miskin dengan orang tua buruh pasti dia akan beranggapakan paling dia juga bernasib seperti orang tuanya menerima segala nasib, bahwa cita-cita yang tinggi hal yang besar bagi dirinya hanya sebuah mimpi dan bukan impian yang bisa dicapai, tanpa bimbingan yang benar maka selamanya dia akan hidup dalam kurungan keterbatasan, tunjukan pada seorang plagmantis bahwa semua orang punya mimpi, semua orang berhak berjuang, dan semua orang berhak sukses, tunjukkan pada merekai bukti manusia super yang berada di puncak kesuksesan yang berasal dari keluarga dengan penuh keterbatasan, hal ini akan membangkitkan semangat jiwa untuk bangkit dari tidur dan merubah semangat berjuang namun dengan tampilan khas yang tenang dan terorganisir sebagai karakter khas sang plagmantis.

Dalam kehidupan berorganisasi seorang plagmantis kurang cocok menjabat sebagai ketua, karena memang sifat dasarnya yang kalem, nyantai, sehingga akan terasa sangat lambat dalam setiap pengambilan keputusan dalam organisasi atau corporasi, namun sangat baik jika menjadi seorang penasehat karena memiliki sikap tenang, bijak serta mempunyai emosional yang stabil sehingga mampu memberikan masukan–masukan yang baik.

Sebagai catatan seseorang dengan tipe kepribadian yang satu ini memang bukan penyediri seperti kepribadian Melankolis. Mereka adalah orang-orang yang senang dan mudah bergaul, namun dalam pergaulannya lebih sering diam dan berada di posisi pendengar. Kepribadian Plegmatis berwatak sabar, cenderung menyembunyikan emosi, dan bijaksana dalam pergaulannya sehingga seringkali menjadi penengah yang baik. Pada dasarnya, mereka adalah kepribadian dengan pembawaan yang bersifat dewasa. Namun mereka cenderung kurang memiliki antusias terhadap perubahan dan kegiatan baru sehingga mereka jugalah manusia-manusia paling membosankan di muka bumi. Mereka tidak cakap ketika diharuskan untuk memimpin sehingga lebih sering menghindari tanggung jawab. Konon katanya, kesabaran dan kebijaksanaan kepribadian ini memang digilai oleh lawan-lawan jenisnya namun mereka tidak dibekali bakat memimpin, atau dengan kata lain terlahir untuk jadi bawahan. 

Sedangkan cara menaklukkan seseorang dengan kepribadian Plegmatis tidak menyukai kepribadian orang lain yang sama pasifnya dengan mereka. Karena mereka lebih senang dipimpin daripada memimpin, yang mereka butuhkan adalah orang-orang yang lebih bisa mendominasi mereka (dengan kadar yang wajar tentunya). Anda tidak perlu membuang tenaga untuk memenangkan hati orang-orang Plegmatis karena mereka lebih senang mendengarkan dan memberikan anda nasehat. Jadikan mereka tempat curhat anda, adalah cari paling mudah memfondasikan pertemanan anda dengan mereka.






















Seorang Phlegmatis bisa terlihat dari :


  •  Kalau berbicara pelan, lebih suka mendengarkan ketika ada di kerumuman, pendengar yang baik.
  •  Saat duduk pinggangnya lebih dekat atau menyentuh alas duduk.
  • Orangnya nurut, ngga bisa nolak permintaan orang lain.
  •  Bila mikirnya lama, dan tampak banget bahwa dia ternyata tidak sedang berpikir keras dan ikut sama keputusan yang sudah ada.
  • Menghindari konflik.
  • Easy going, enak diajak ngobrol.
  • Orangnya Santai.
  • Kalau misalnya ada konflik, biasanya dia suka jadi penengah atau menengahi.

 Dengan Phlegmatis, anda nggak punya terlalu banyak larangan. Phlegmatis adalah kaum yang paling easy going dan enak diajak ngobrol.

v  Untuk phlegmatis yang mereka butuhkan:
Relaksasi dan Santai
Perhatian
Pujian
Motivasi penuh kasih

v  Dan yang mereka hindari:
Konflik – Konfrontasi
Inisiatif
Keputusan
Kerja ekstra
Tanggung jawab
 
 
           
    

    

































































Dari hasil pembahasan beberapa karakter dan kepribadian seseorang bisa kita simpulkan bahwa setiap manusia mempunyai karakter diri masing-masing hal ini tidak akan dapat diubah, hanya bisa diperhalus dengan cara belajar dalam waktu yang lama melalui pembentukan kepribadian. Dan kembali kepada masing-masing orang, apakah mau belajar dari apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dengan menempatkan 4 karakter manusia sesuai kebutuhan, seseorang dapat menjadi orang yang tegas dan ambisius dalam pekerjaan (kolerik) namun bijak dan tenang dalam keluarga (plagmantis), seorang bisa menjadi orang yang santai dan tenang dalam menghadapi konflik (plagmantis) namun memikirkan dengan cermat cara penyelesaianya (melankholis), seseorang bisa berbicara, melucu di panggung hiburan (sanguin), tapi hatinya tersentuh ketika melihat korban gempa (melankolis). Namun dari itu sikap dasar akan selalu menjadi ciri khas bawaan seseorang yang akan menjadi jati diri manusia, oleh sebab itu kita harus bisa menghargai dan mengembangkan sikap saling toleransi.


Dan mereka berkata: "Hati kami tertutup". Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman.
    [QS. Al Baqarah - 88]







Wasalam,

Julak Ian
 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar