Senin, 18 April 2016

Problem Yang Sering Terjadi Pada Motor Bakar Diesel



Assalamu’alaikum,

Para kakawalan dan bubuhan yang handak mengetahui atau belajar mengenai masalah atau problem yang rancak terjadi pada motor bakar diesel lewat media blog site Wadah Tehnik Etam ini ulun Julak Ian mencoba untuk berbagi ilmu yang sudah pernah didapat lewat pelatihan dan pengalaman ketika masih begawi di perusahaan alat berat.

Sebelum para pembaca ingin mengetahui lebih lanjut mengenai permasalahan atau problem yang rancak terjadi pada motor bakar diesel, sebaiknya kakawalan dan bubuhan harus mengetahui perinsif dasar atau cara kerja dari motor bakar diesel, disamping itu jua mengerti dan paham akan fungsi dari bagian-bagian utama dari pada motor bakar diesel itu sendiri.

Pada kesempatan ini Julak Ian hanya membahas problem yang umum terjadi pada motor bakar diesel alat berat saja kada akan membahas mengenai perhitungan dan rumusan baik dispacement dari ruang bakar ataupun tenaga yang dihasilkan dari motor bakar diesel dari berbagai model atau merek yang dikeluarkan oleh beberapa pabrik begitu juga mengenai proses titik mati atas TDC [Top Death Center] dan titik mati bawah atau BDC [Bottom Death Center] dan dikesempatan lain akan diulas mengenai bagaimana mengatasi problemnya serta perawatan dari motor bakar diesel agar usia mesin bisa mencapai yang ditargetkan dan masih memiliki nilai dijual yang tinggi.

Sedikit membahas mengenai prinsif dasar kerja dari motor bakar diesel 4 langkah menurut Julak Ian agar kakawalan dan bubuhan nyaman dan mudah maingatnya dibuat aja secara perhitungan aja prinsif dasar kerja dari motor bakar diesel 4 langkah yaitu dua dikali satu sama dengan empat [ 2 X 1 = 4 ] yang mana penjelasannya adalah dua kali putaran poros engkol [crankshaft] satu kali putaran noken as [camshaft] menghasilkan ampat proses kejadian yaitu proses isap, proses kompresi, proses kerja atau power serta nang terakhir proses buang.

Biar lebih nyaman dan mudah diingat berikut gambar proses secara mendasar mengenai motor bakar diesel ampat langkah atau lebih dikenal ampat tak : 


Dari gambar terlihat pada putaran pertama poros engkol [crankshaft] dan setengah putaran putaran noken as [camshaf] dimana piston bergerak ke bawah kondisi kelep isap atau valve intake membuka dan udara masuk ke ruang bakar sedangkan kelep buang atau valve exhaust menutup kemudian saat proses kompresi terjadi saat piston bergerak ke atas dan ke dua kelep atau valve baik isap/intake atau buang/exhaust menutup secara bersamaan bahan bakar fuel diesel disemprotkan ketika piston akan mencapai ke titik mati atas TDC [Top Death Center] yang mana start proses penyemprotan bahan bakar fuel diesel disesuaikan dengan design motor bakar diesel yang dikeluarkan oleh pabrik yang membuatnya, istilah yang umum dikenal dengan sebutan derajat penyemprotan [Timming degree].

Sedangkan pada putaran kedua poros engkol [crankshaft] dan setengah putaran putaran noken as [camshaf] dimana piston bergerak kembali ke bawah karena hasil dari proses ledakan pembakaran dari udara yang dimampatkan [kompresi] dan disemprotkan bahan bakar fuel diesel ke dalam ruang bakar yang mana proses ini disebut proses langkah kerja atau power selama proses ini ke dua kelep isap dan buang masih posisi tertutup, kemudian selanjutnya saat proses piston bergerak ke atas secara bersamaan kelep buang atau valve exhaust terbuka dan gas hasil pembakaran atau gas buang akan keluar lewat kelep buang atau valve exhaust yang terbuka, begitu seterusnya kembali ke proses putaran pertama dimana terjadi proses isap, kompresi, kerja, dan buang. Sedangkan mekanisnya yang menyebabkan kelep isap dan kelep buang bisa terbuka atau tertutup adalah adanya cam lobe pada noken as [camshaft].     

Demikian siklus dasar dari proses kerja motor bakar diesel dimana satu kali siklus dua kali putaran poros engkol [crankshaft] satu kali putaran noken as [camshaft] menghasilkan empat proses yaitu isap, kompresi, kerja, dan buang. Dari proses ini maka hasil darinya atau keluarannya berupa tenaga atau disebut power atau juga horse power/tenaga kuda [HP]. Tenaga inilah yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk berbagai fungsi salah satunya bisa untuk memutar gear box atau bisa juga digunakan untuk memutar dynamo atau biasa disebut generator dan masih banyak lagi yang bisa dimanfaatkan keluaran dari tenaga motor bakar diesel ini.

Tetapi pada kenyataannya hasil dari proses ledakan pembakaran diruang bakar motor bakar diesel ini tidak semuannya keluar menjadi tenaga yang ditransfer lewat roda penghubung atau flywheel, tetapi hasilnya terbagi menjadi beberapa bagian yang terpakai menjadi energi atau ada juga yang terbuang. Berikut Julak Ian infokan ke kawalan dan bubuhan mengenai hasil dari proses ledakan pembakaran diruang bakar motor bakar diesel yang pernah diketahui yaitu sekitar 7% terpakai sebagai radiasi panas ke sebagian komponen dari motor bakar, 30% dimanfaatkan atau terpakai sebagai energi pendinginan di beberapa komponent motor bakar,  30% terbuang sebagai energi gas buang dan sekitar 33% yang benar-benar menjadi tenaga atau power yang bisa dimanfaatkan dari hasil ledakan pembakaran diruang bakar motor bakar diesel.

Terlampir gambar suatu motor bakar diesel yang mana hasil  dari proses ledakan pembakaran diruang bakar motor bakar diesel yang energinya terbagi menjadi beberapa bagian :


Selain menjelaskan prinsif dasar dari motor bakar diesel dan energi yang terpakai dari hasil proses ledakan pembakaran diruang bakar motor bakar diesel secara singkat Julak Ian juga sekedar maingatkan aja untuk kakawalan dan bubuhan mengenai bagian-bagian utama atau komponen yang terdapat pada motor bakar diesel antara lain crankcase atau cylinder block, poros engkol atau disebut crankshaft, setang seher atau connecting rod, piston, cylinder liner, noken as atau camshaft, tappet atau disebut lifter, batang penumbuk atau push rod, kepala sylinder atau cylinder head, tuas kelep atau rocker arm, pompa oli pelumas atau lebih dikenal dengan oil pump, pompa pendingin atau water pump, pompa bahan bakar diesel atau fuel injection pump, service valve atau nozzel fuel, komponen yang memasukan udara ke ruang bakar atau disebut turbocharger, dynamo isi atau alternator, motor star atau starting motor serta masih banyak lagi komponen yang merupakan bagian dari motor bakar diesel seperti roda gigi atau gear penghubung, roda penghubung atau flywheel, damper, housing front, housing rear, pendingin oli pelumas atau oil cooler, filter udara atau biasa disebut air cleaner, pipa saluran udara atau intake manifold, saluran gas buang  atau exhaust manifold, kenalpot atau muffler dan pendingin udara masuk atau bisa disebut aftercooler. Jika kakawalan atau bubuhan ingin mengetahui fungsi dan cara kerja dari masing-masing komponen ini akan Julak Ian bahas pada topik komponen dan bagian-bagian utama dari motor bakar diesel mendatang.

Dari kesemua bagian atau komponen pada motor bakar diesel yang disebutkan tersebut jika bekerja dan berfungsi dengan baik serta selama dalam proses perawatan, pengoperasian, penggunaan atau penggantian suku cadang yang sesuai dan orisinil/genuin pabrik serta usia dari suku cadang itu sendiri sesuai dengan yang distandarkan oleh pabrik yang mengeluarkan kemungkinan terjadinya masalah pada motor bakar diesel tidak terjadi.

Jadi menurut Julak Ian ada beberapa faktor utama yang menyebabkan suatu motor bakar diesel bisa mengalami problem atau masalah yaitu :
·         Faktor dari perawatan pada motor bakar diesel.
·         Faktor dari pengoperasian pada motor bakar diesel.
·         Faktor pemakaian atau penggunaan suku cadang yang tidak orisinil/genuin.
·         Dan yang terakhir faktor usia dari komponen dan suku cadang itu sendiri.

Dari beberapa faktor yang bisa menyebabkan motor bakar diesel menimbulkan masalah bisa kakawalan dan bubuhan pelajari baik dari sumber penyebab dan akibat yang akan ditimbulkannya dengan melihat beberapa tanda-tanda awal. Untuk itu perlunnya pengetahuan atau cara kakawalan mengganalisa secara tehnikal apa yang menjadi penyebab dan apa yang menjadi akibatnya. Agar analisa problem atau kerusakan yang sudah terjadi bisa lebih akurat/tepat maka pentingnya setiap ampunnya mesin baisi histori dari perawatan, jadwal perawatan, data penggantian suku cadang dan yang lebih penting adanya data laboratorium khusus pengecekan pengambilan contoh oli mesin dan bahan bakar sesuai jadwal yang sudah disetandarkan pabrik pembuatnya.

Jika kakawalan dan bubuhan beisi motor bakar diesel bisa merawat, mengoperasikan, memilih suku cadang yang cocok dan orisinil/genuin dan paham seta mengerti kapan waktunya harus dilakukan penggantian beberapa komponen bahkan kapan usia dari motor bakar diesel harus dilakukan pembongkaran besar atau biasa disebut general overhauld.

Tetapi sebagai menambah pengetahuan kakawalan dan bubuhan jika sewaktu-waktu mengalami masalah dengan motor bakar diesel sudah bisa mengetahui kemungkinan penyebab asalnya dari apa, dampak lain dari masalahnya lebih baik lagi bisa mengetahui solusinya

Ada beberapa masalah yang bisa terjadi pada motor bakar diesel jika kakawalan dan bubuhan kada mematuhui dan melaksanakan apa yang menjadi panduan dan yang distandarkan oleh pabrik pembuat motor bakar diesel, berikut Julak Ian berikan sebagian contoh-contoh permasalahan yang bisa muncul dan terjadi pada motor bakar diesel berdasarkan faktor dan penyebabnya.

A.   Faktor dari perawatan yang buruk pada motor bakar diesel

Masalah yang bisa terjadi karena perawatan pada motor bakar diesel yang buruk dari para pengguna atau pemilik antara lain :

·         Yang berhubungan dengan tenaga atau power bisa berkurang karena perawatan dalam pembersihan dari filter udara tidak baik [ngeblok karena banyak debu], air pendinginan yang kurang sehingga berdampak motor bakar menjadi panas dan mengakibatkan kerja dari motor bakar berkurang, kondisi dari komponen radiator yang ngeblok atau kurangnya penjadwalan untuk pengencangan belt dari kipas pendinginan radiator berdampak hembusan kipas jadi berkurang, kemudian dari segi penggunaan bahan bakar fuel diesel yang buruk bisa menyebabkan filter yang ngeblok atau kondisi  tangki yang kotor atau bahan bakar yang dipakai/menggunakan kuwalitas rendah bisa juga menyebabkan tenaga dan kinerja motor bakar terganggu. Dan jika dalam perawatan oli pelumas tidak dijadwalkan penggantiannya dan pemilihan dari kuwalitas oilnya sendiri tidak standar mengakibatkan tenaga dan kinerja dari motor bakar diesel juga jadi berkurang bahkan bisa berdampak terjadinya kerusakan pada komponen yang seharusnya bekerja normal akhirnya mengalami kerusakan.   

·         Usia dari suku cadang jadi pendek atau cepat mengalami kerusakan karena dampak perawatan yang buruk yang berasal dari oil pelumas kotor karena tidak pernah diganti sesuai jadwal atau saat penggantian oil pelumas tercemar karena adanya debu atau kotoran yang juga terikut masuk ke dalam sistem pada motor bakar. Dengan adannya kotoran yang masuk ke dalam sistem pelumasan akan mempengaruhi dari komponen yang seharusnya terlumasi malah mengalami keausan yang cepat dan karena bisa berakibat panas karena timbulnya gesekan dari komponen yang tidak terlumasi dengan benar. Selain itu perawatan dari tangki bahan bakar fuel diesel yang buruk bisa cepat merusak komponen seperti pompa bahan bakar dan semua komponen yang berhubungan dengan pembakaran termasuk komponen yang ada di dalam ruang bakar. Dengan kurang terawatnya sistem pendinginan motor bakar diesel apakah itu komponen dari radiator atau belt dari kipas pendinginan radiator berdampak pada pendinginan motor bakar itu sendiri yang mengakibatkan temperatur tinggi hal ini juga yang bisa menusak komponen dan suku cadang bahkan juga tidak cepat diatasi dengan dibiarkan secara terus menerus malah bisa mengalami pecah pada komponen cylinder kop atau cylinder head dan cylinder linernya.     

B.   Faktor dari pengoperasian pada motor bakar diesel

Masalah yang bisa terjadi karena pengoperasian pada motor bakar diesel yang tidak benar dari para pengguna atau pemilik antara lain :

·         Dengan pengoperasian motor bakar diesel tidak sesuai prosedure dan berdasarkan panduannya bisa berdampak cepat rusak komponennya atau bahkan jika lebih parah malah bisa merusak komponen dari motor bakar itu sendiri misalnya motor bakar yang dioperasikan melebihi daya kemampuannya atau sebaliknya motor bakar selalu dioperasikan dibawah power yang direkomendasikan oleh pabrik yang membuatnya. Contoh lain pengoperasian motor bakar yang tidak sesuai aplikasinya yang sudah dikeluarkan oleh pabriknya juga bisa berdampak buruk pada komponen atau suku cadang dari motor bakar itu sendiri.

·         Pengoperasian dari motor bakar diesel yang diaplikasikan pada machine yang menggunakan roda seperti truk, dengan melakukan penurunan putaran motor bakar diesel sedangkan kondisi machine bergerak laju pada turunan dengan kata lain putaran poros engkol pada motor bakar diesel lebih rendah dari putaran roda pada machine hal ini juga akan berdampak bisa merusak dari komponen motor bakar itu sendiri.

·         Motor bakar diesel yang dioperasikan melebihi usia pakainya juga akan berdampak akan terjadinya kerusakan pada komponennya sehingga berdampak tingginya biaya perbaikan dari motor bakar itu sendiri.   

C.   Faktor pemakaian atau penggunaan suku cadang yang tidak orisinil/genuin

Masalah yang bisa juga terjadi karena pemakaian atau penggunaan suku cadang yang tidak orisinil/genuin pada motor bakar diesel, hal ini sebenarnya sudah jelas kalau pemilik atau pengguna melakukan pemasangan suku cadang  yang bukan standar dari motor bakar diesel tersebut contohnya :

·         Dengan memasangkan filter udara yang tidak standar akan beresiko terjadinya kebocoran yang bisa menyebabkan debu bisa masuk ke ruang bakar dan berdampak keausan pada beberapa komponen seperti cylinder liner dan ring pada pistonnya. Selain itu juga jika debu sampai masuk ke sistem pelumasan malah akan memperparah ke ausan komponen yang lainnya.

·         Suku cadang berupa metal duduk yang tidak standar jika digunakan akan berdampak cepatnya mengalami keausan dan malah menjadikan kontaminasi di dalam sistem motor bakar diesel itu sendiri. Dan masih banyak lagi dampak dari penggunaan suku cadang yang tidak orisinil/genuin atau standar oleh pabrik yang membuatnya.

D.   Faktor terakhir yang bisa menimbulkan masalah adalah usia dari komponen dan suku cadang itu sendiri

Sama halnya motor bakar diesel dengan mahluk hidup, komponen dan suku cadangnya pun memiliki usia pakai. Jika usia dari komponen dan suku cadang sudah melampaui atau melewati batas yang distandarkan kemungkinan akan menimbulkan masalah atau mengalami kerusakan semakin besar dengan kata lain resiko kerusakan semakin tinggi. Untuk faktor usia ini menurut Julak Ian tidak perlu dijelaskan lagi dan diberikan contohnya karena seharusnya kakawalan dan bubuhan sudah mengetahuinya.

Dari penjelasan singkat diatas mengenai beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya masalah pada suatu motor bakar diesel balum lengkap kalau tidak disertakan contoh dari kerusakan yang diakibatkannya, berikut beberapa contoh yang bisa Julak Ian tampilkan pada media ini.

Kumpulan foto-foto dibawah akibat yang ditimbulkan karena diabaikannya segi perawatan untuk pendinginan pada motor bakar diesel dan faktor pengoperasian yang tidak benar dimana kepala sylinder [cylinder head] mengalami retak karena panas yang tinggi diarea tersebut. 


Selanjutnya kumpulan foto-foto akibat dari  pengoperasian motor bakar diesel yang tidak sesuai dengan prosedure yang distandarkan oleh pabrik dimana kelep isap dan kelep buang mengalami patah dan batang penumbuk [push rod] bengkok karena putaran motor bakar diesel tidak terkontrol [istilah tehniknya Overspeed].


Dan berikut kumpulan foto-foto akibat dari perawatan yang buruk dan bisa juga dari pengoperasian yang tidak sesuai prosedure dimana poros engkol mengalami panas tinggi dan terjadi keausan dimetal duduknya karena oli pelumasnya tidak bisa lagi berfungsi dengan baik.


Demikian beberapa problem yang rancak terjadi pada motor bakar diesel alat berat beserta contoh foto kerusakan dan akibatnya yang bisa Julak Ian sampaikan semoga bisa bermanfaat bagi kakawalan dan bubuhan. 

 

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu

[Surah 029_ Al 'Ankabuut_ayat 43]

Wasalam,
            
           
     
  








Julak Ian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar